ZEN the Sephirot

August 20, 2008

Tambah Temen Lagi…

Filed under: Aceh — zensephirot @ 11:41 pm

Hari ini Galungan.

Kita tadi bikin sembahyangan Galungan di Yellow House, dan gw tentu saja ikutan. Abis itu ketemu temen baru lagi pak Gusti, pak Dewa, pak Nyoman dan beberapa lagi.

Pak Gusti ngajak gw makan Charsiu Ba di Peunayong pas libur (Sabtu atau Minggu) nanti. Hahaha…. seru deh. Trus malamnya kita karaokean. Gw menyanyikan satu lagu yang sebenernya agak malu disebut di sini: Step by Step-nya New Kids on the Block…

Mumut ngetawain gw geli banget. Mamapupus juga mau ngetawain juga?

August 17, 2008

Another New Friend

Filed under: Aceh — zensephirot @ 5:09 pm

Hari ini Dipesh and the gang balik ke India.

Dipesh and I

Dipesh and I

Gw pun sempet foto-foto bareng Dipesh dan beberapa karyawan Yellow House. 

Kemudian gw kenalan dengan 2 kawan baru lagi. Salah satunya adalah translator IOM-OIM, dan satunya adalah seorang seniman Bali terkenal dunia: Cok Sawitri…

Wow, Cok Sawitri is one of the famous author in the WORLD. Try search her name through google, you will be amazed. Her quote is even popped-up in the thinkexist.com. 

Amitabha,

Gw trus ngobrol panjang lebar sama beliau tentang banyak hal. Wah seru banget hari minggu ini deh.

Well, keep an open mind and you will be amazed what the universe will bring you.

August 11, 2008

Another good night in Aceh…

Filed under: Aceh — zensephirot @ 12:21 am

Ternyata temen baru yang orang Nepal itu tulisan namanya Dipesh, hehehe… 

Malamnya kita ngobrol lagi bertiga sama temennya juga sesama auditor UN.Temennya ini India asli. Kita cerita-cerita tentang banyak hal. Dari situ gw dapet cerita menarik tentang Gandhi… Serta kenapa anaknya Nehru, Indira jadi punya nama Indira Gandhi…. 

walah Gandhi is a person I admire the most, alongside Buddha and Jesus. Ternyata segitu hebatnya dia mencatat nama dalam sejarah sebagai one of the greatest personality on earth. Segitu teguhnya dia memegang Ahimsa dan mempraktekkannya, bukan cuma ngomong… He is definitely someone we can learn to and look up to. I admire Gandhi’s Ahimsa way, and I admire him the most for practising what he preach instead of just preaching and talking. A high standard of leadership.. That is why history put him in the same place as high as Jesus and Buddha, an honorable place in human history.

Satu kata-kata Gandhi yang selalu gw pegang: BE THE CHANGE YOU WANT TO SEE IN THE WORLD… You have to be the change before you see the change happens.

Wah, menarik banget deh obrolan malam ini. Learning some facts about India’s greatest person through the Indian who live in India. Then, surprisingly not so many people know that facts.

August 10, 2008

Meet a new friend, Keep meeting a new friend

Filed under: Aceh — zensephirot @ 8:41 am

Kemaren ketemu temen baru, orang Nepal, namanya Deepas. Dia kerja sebagai auditor untuk kegiatan operasional UNOPS. Kita ngobrol banyak tentang banyak hal barusan. Ternyata kampungnya dia dekat dengan Lumbini, daerah kelahiran Siddharta Gautama. Kita ngobrol banyak tentang Nepal, tentang UN, tentang banyak hal deh…

One of the interesting thing to be in the new place is to meet a new friend, make friends, and admiring and respecting our differences. That’s what a beautiful things in life. Finding that a garden consist of different kind and types of flowers. All creating a beautiful garden.

Marvel the differences. Things that makes us human…

August 2, 2008

The Rehab-Recon

Filed under: Aceh — zensephirot @ 9:52 am

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias. Itu kata kunci dari kegiatan BRR Aceh-Nias. Usaha besar dan luar biasa. Beneran usaha rehab besar-besaran. Cuma gw sedikit mikir, ini terlalu berlebihan gak ya?

Ada sedikit pertanyaan di benak gw soalnya setelah bencana Tsunami di Aceh-Nias yang juga menghantam Thailand, Srilanka dan India 2004 lalu, proses rehab-rekon di Aceh Nias masih berjalan.  Udah 4 tahun… wow, that’s a long relieve program, frankly speaking.

Gw iseng-iseng mengamati program disaster relief lain, kayak Thailand pasca tsunami atau New Orleans pasca hurricane Katrina (2005).

Keliatan sekali bahwa dua contoh bencana di atas tidak memerlukan massive effort seperti Tsunami di Aceh-Nias. Bencana alam yang terjadi adalah sesuatu yang harus dihadapi dan diperbaiki, bukan dieksplotasi. Itu yang gw liat di penanganan bencana di Aceh-Nias. Eksploitasi terhadap bencana alam tersebut guna mendapatkan bantuan luar negeri. Mungkin gw bener, mungkin tidak. Tapi kesan yang gw tangkap dari Thailand, mereka cepat recover dari Tsunami itu karena seluruh upaya kerja sama luar biasa dari seluruh masyarakat Thai. Bayangin aja di Thai yang kena tsunami itu Phuket, salah satu pantai terindah di Thailand. Sekarang mereka sudah recover dan Phuket sudah jadi daerah tujuan wisata dunia lagi… Wisatawan asing sudh berduyun-duyun memenuhi pantai yang gw bilang salah satu pantai terindah di dunia ini

Begitu juga pasca hurricane Katrina di New Orleans, Louisiana. USA punya badan FEMA (Federal Emergency Management Agency) yang udah berdiri sejak 1979 dan khusus nangani bencana. Makanya respons mereka terhadap bencana luar biasa cepat. Walau banyak kritik sana-sini terhadap kerja yang terlalu birokratis tapi koordinasi non-government organisation yang cepat membuat proses recovery pasca bencana jadi lebih mudah.

July 29, 2008

What a two days….

Filed under: Aceh — zensephirot @ 11:56 pm

Gw kemaren diajak Abi makan malam di daerah Blower, belakang lapangan Blang Padang. Lapangan ini adalah lapangan di mana di depannya ada replika pesawat pertama RI sumbangan masyarakat Aceh. Di situ ketemu banyak orang dan temen baru. Menarik, terutama pas maen kartu dan orang yang pernah gw bacain fengshuinya gw suruh pindah,  karena di posisi dia saat itu dia selalu kalah karena dia berada di hadapan unsurnya. Sementara unsur dia adalah Api Yin. Setelah pindah posisi dia menang.

Dari situ satu calon pasien muncul. Minta gw bacain fengshui dan gw baca aura dia. Ada satu hal yang pop-up dari auranya dan itu gw bacain ke dia. Agak stunned juga dia dan minta besok diterusin.

Kemudian tadi pagi meeting konsolidasi tim dan bagi-bagi tugas buat presentasi desain hari Jumat. Siangnya ktemu orang yg gw janji akan gw bacain fengshuinya. Trus kita ke kantin, dan di sana ada temennya juga yang ternyata juga menarik. Unsurnya kuat banget, serta karakternya juga kuat banget. Kita janjian makan malam dan mereka mau jemput gw untuk bahas lebih dalem.

Pas jam 8:00 gw dijemput dan kita lanjutkan pembahasan di KFC Ketapang.

Di pembahasan lebih mendalam ini gw beneran jadi penasehat spiritual. Jadi gw kasih beberapa sudut pandang tentang apa dan bagaimana kita menghadapi hidup. Mereka sih sudah sampai pada pemahaman bahwa agama itu cuma ritual aja. Jadi you are not supposed to stick to one religion. GOD IS TOO BIG TO FIT IN ONE RELIGION ALONE.  Jadi apa pun namanya: Elohim, Eli, Sang Hayang Widhi atau Allah, kita tetap menuju sumber utama kehidupan, apa pun namanya itu. Cuma agama saja yang bikin orang jadi terpaku pada ritualitas yang tidak menuju ke mana-mana tapi hanya ke seremoni belaka. Pemahaman pada agama yang hanya seremoni belaka yang bikin fanatisme buta agama dan memicu terorisme. Udah gitu biasanya pada ngelak dan bilang ajaran agama itu yang menimbulkan terorisme. Well, kalo agama tidak menimbulkan terorisme, kenapa para teroris itu mengatasnamakan agama?  Pertanyaan simpel aja sih.

Jadi apa kita perlu agama?

Buat orang yang pemahaman dirinya masih dangkal, mereka perlu agama. Agama diperlukan jika lo masih perlu apa yang disebut hati nurani (conscience). Jadi lo merasa perlu membedakan benar/salah. Walaupun benar-salah (right-wrong) itu cuma ilusi. Soalnya kaki dan tangan kita adanya right-left, gak ada right-wrong foot. Semua keputusan yang kita ambil memberikan konsekuensi pada kita, terserah kita berani dan mau menerima konsekuensi itu atau tidak.  Jadi kalo lo masih mau menerima konsep benar-salah dan hati nurani, berarti lo masih perlu agama. Kalo lo merasa tidak perlu agama, berarti lo sampai pada taraf kesadaran (consciousness). Di sini lo berada pada taraf mumpuni untuk menentukan piilhan dan menyadari setiap pilihan yang lo ambil akan berdampak pada diri lo dan orang lain. Nah, kalo udah sampai pada taraf kesadaran itu, buang deh agama. Lo udah punya jalur langsung ke Tuhan dan pemahaman atas diri yang mumpuni.  Agama itu cuma alat politik kok, terutama institutionalized religion…

Amitabha, shalom…

July 27, 2008

Buddha dan Yesus

Filed under: Satori — zensephirot @ 12:30 pm

Gw mau nulis ini buat dua tokoh paling berpengaruh dalam peradaban manusia, yang satu adalah tokoh dari barat dan satu tokoh dari timur. Keduanya memiliki ajaran yang mengajarkan manusia menguasai kekuatan terbesar alam semesta: Cinta Kasih.  Beberapa yang tidak sependapat dengan gw silakan saja, tapi buat gw mereka adalah orang yang menempatkan cinta kasih dan kelembutan di atas segalanya. 

Yesus

Kalo kita liat inti ajaran Yesus, ia penuh dengan cinta kasih. Dia biarkan dirinya dicaci-maki dan disalib demi menyelamatkan bangsa Israel dari penguasa Romawi. Gw liat itu adalah peran dia di kehidupannya yang ia jalankan dengan baik. Sehingga ia patut mendapat penghargaan tinggi sebagai orang yang membawa ajaran perdamaian ke seluruh dunia barat. Mengingat di jaman Romawi kekerasan adalah hal lumrah karena Romawi menguasai seluruh dunia barat. 

Ajaran cinta kasih Yesus menyebar ke seluruh penjuru kekuasaan Romawi dan akhirnya membuat Romawi bertekuk lutut di bawah kekuasaaan Kasih Yesus. Dari sudut pandang politik, sekali lagi, ini yang meracuni ajaran cinta kasih Yesus, kerajaan Romawi melihat bahwa semakin banyak orang yang mengikuti ajaran Yesus akan melemahkan kekuasaaan Romawi. Maka kaisar Roma saat itu Constantinus I pada tahun 325 mengumpulkan para pemuka ajaran Yesus dalam Concili Nicaea guna menentukan gospel mana saja yang akan akan diakui oleh Roma sebagai kepercayaan resmi kekaisaran.

Di konsili ini juga ditentukan paskah untuk memperingati penyaliban Yesus dan memisahkannya dari Pesakh dalam ajaran Yahudi. Pesakh sendiri adalah peringatan eksodus bangsa Israel dari Mesir oleh Musa ke tanah Kan’an dan juga peringatan penyaliban Yesus yang juga merupakan bangsa Israel. Dalam peringatan Pesakh, penganut Yahudi akan memotong kambing dan memakan roti Matzo. Sejak itu orang Yahudi tidak lagi merayakan penyaliban Yesus, dan hanya merayakan Pesakh untuk exodus Moses.

Buddha

Siddharta Gautama adalah Buddha pertama, orang yang berhasil mencapai pencerahan utama (satori=bahasa Jepang atau wu=bahasa mandarin, oh=bahasa korea). Buddha sendiri berarti orang yang telah mencapai kondisi pencerahan. Jadi setiap orang bisa menjadi Buddha dengan memahami dirinya. 

Jadi Buddha adalah kondisi setiap orang dalam memahami hakekat dirinya. Di dalam ajaran Zen/Chan, setiap ornag memiliki hakekat dirinya sendiri. Setiap orang adalah unik, sehingga pemahaman akan keberagaman dan kesadaran akan keberagaman alias pluralisme adalah salah satu pokok dalam Zen. Seorang yang telah mencapai satori mampu memahami dan menyadarinya.

Selain Siddharta Gautama, beberapa orang lain yang telah menjadi Buddha adalah Boddhisatva dan raja Asoka. 

Buddha dan Yesus adalah ajaran terpenting di dunia saat ini. Keduanya mengajarkan cinta kasih, harmoni dan keseimbangan antara seluruh dualitas aspek dalam kehidupan. Oleh karenanya prinsip trinitas di dalam ajaran Yesus sejalan dengan prinsip Yin Yang di Buddha Mahayana. 

Keduanya mengajarkan kekuatan terbesar alam semesta ini adalah cinta kasih. Tuhan adalah cinta, bukan kekerasan, vandalisme dan terorisme. Makanya kalau orang mampu mendalami kekuatan cinta, ia akan mampu memahami dirinya sendiri. Oleh karena Tuhan bersemayam di dalam diri kita.

Amitabha…. Shalom…. 

July 26, 2008

First Saturday in Aceh

Filed under: Aceh — zensephirot @ 9:19 pm

 

Tadi pagi gw ke kantor, ketemu orang Data Center dan bahas tentang data structure. Gw liat ada beberapa hal untuk integrasi di beberapa level, mulai data sampai interface. Hehehe.. ketemu lagi gw sama integration things.

Kalo bicara integrasi, ada 4 tipe: data, aplikasi, business process, serta interaksi user.  Kalo seluruh proces bisa terintegrasi dengan baik maka pilihan bisa dilakukan di level business process dan user interface. Tapi kalo belum, bisa dilakukan di level data dan aplikasi…. Cuma effort untuk yang dua terakhir jauh lebih besar.

Left: The Real Babe Ruth, Right: The Babe Film Poster

Udah, gw mau cerita tadi di HBO Signature gw nonton  film tentang Babe Ruth alias George Herman Ruth Jr. Judulnya The Babe.

Babe Ruth adalah pemain terbesar dalam sejarah Major League Baseball (MLB) di USA. Maen di New York Yankees dari 1920-1934, sebelumnya di Boston Red Sox.  Rekor dia 714 home run bertahan selama 39 tahun sebelum pecah tahun 1974. Dia pernah mengalami up and down dalam karir. Pernah dilecehkan dan dicela, tapi satu hal yang pasti dia terus maju. Dia buktikan dia adalah pemain terbesar. Winner never quit, Quitter never win.

So, itu yang gw lakukan. Maju terus. Gw dan istri gw selalu berpendapat bahwa hidup ini indah dan harus selalu kita nikmati. Apa pun yang terjadi. 

Maka dari itu live the life to the fullest. Di dalam hidup ini kita cuma hidup sekali. Kalo kita nanti dikasih kesempatan hidup lagi, kita akan menikmati setiap menit dari hidup sekarang. 

Si Babe Ruth, adalah salah satu orang yang mencatatkan dirinya sebagai pemenang dalam hidup. Apa pun itu, kita harus menjalani hidup ini dengan sebaik mungkin. Siapa yang bilang kita pemenang adalah diri kita sendiri. Ini hidup kita, kita yang menentukan.

Another day…

Filed under: Aceh — zensephirot @ 12:12 am

Hari ketiga nih…

Gw tadi nemuin di mana missing link yang bisa di-query terhadap database besar yang jadi isu. Gokil juga. Pagi-pagi meeting di UNORC, dan dapat clue kenapa agak repot dalam urusan kerjaan gw ini. Bayangin aja di dalam penanganan bencana kayaknya baru kali ini ratusan organisasi dalam dan luar negeri turun dan di-handle oleh satu badan: BRR Aceh-Nias. Total ada 509 organisasi non-pemerintah yang turun dan jumlahnya jauh lebih besar dari organisasi pemerintah. Udh gitu jumlah dana dari ornop ini pun melebihi dana pemerintah dalam rehabilitasi Aceh-Nias.

So, it is a huge job to co-ordinate them all into one co-ordinated tasks. Systemwise, it’s a daunting tasks. You should create an information system, not just an application. What we got here is an application pseudo itself as an information system. Well, if we still think in a separate way, then the application system for anything won’t arise. There is onlya simple  software application but we foolishly called it information system.

July 24, 2008

Wow… Short on Cash…

Filed under: Aceh — zensephirot @ 7:07 am

Wow banget… Gw di sini lagi lumayan pusing. Gw short-on-cash. Cashflow gw lg payah. Pembayaran gw telat karena proses administratif yang panjang. Kalo ada temen yang punya duit lebih, tolong dong gw pinjem dulu selama 1 bulan. Akhir Agustus gw pulangin, berapa aja sangat gw hargai. Tolong email ke gw di zen.el.guay@gmail.com. Kalo ada yang kasih bunga alias interest gw fine aja… Yang penting gw perlu untuk survive di sini soalnya… Please…

Older Posts »

Theme: Shocking Blue Green. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.